Perjalanan Umroh

Umroh

Umroh merupakan ibadah yang sangat didambakan oleh setiap kaum muslimin di seluruh Dunia demikian halnya di Indonesia. Bahkan sekarang ini umroh tidak hanya dilaksanakan oleh orang orang dewasa saja bahkan umroh sudah menjadi program ibadah bangi banyak anggota keluarga termasuk baby pun diikut sertakan. Hal ini sangat menarik untuk dipahami bersama bahwa umta Islam rela mengorbankan waktu, tenaga, harta mereka untuk beribadah kepada Robbul alamin yang Maha kuasa.

 

Ibadah umroh adalah bukan sekedar perjalanan fisik yang berpindah dari daerah asal ke Tanah suci Makkah al mukarramah dan  Madinah al munawwaroh, akan tetapi juga merupakan perjalanan rohani bagi setiap muktamirin dalam rangka taqorrub ilallahi ta’ala dengan penuh harap menjadi ibadah yang maqbullah, mendapatkan ampunan segala dausa – dausa, mendapatkan keberkahan dalam hidup serta imbalan surga kelak di yaumil akhirah.  Oleh karena itu  mereka yang akan melaksankan ibadah umroh dipastikan mereka akan mengikuti manasiqul umroh guna mengetahui hukum – hukumnya, cara pelaksanaannya, prilaku diri ketika umroh, etika sesama, hikmah setiap dan makna sejarah dari setiap tempat suci yang dikunjunginya serta yang tentu sangat penting adalah bagaimana cara memelihara pahala dan kebaikan yang didapatkan ketika berumroh.  Perjalannan umroh yang dilakukan dengan dimulai niat yang ikhlas, ilmu pengetahuan yang memadai, wawasan tentang pelaksanaan umroh dan persiapan yang maksimal adalah akan dipastikan bahwa perjalanan umroh yang dilakukan setiap diri muslim tidak akan sia -sia di sisi Allah robbul alamin.  Beberapa hari sebelum pelaksanaan, dilakukanlah walimatussafar dengan mengumpulkan saudara – saudara, para anggota keluarga, sahabat – sahabat dekat atawa jauh, tetangga sekitar dan kenalan – kenalan lainnya untuk bermusafahah saling meminta maaf anatara sesama, memberikan doa kepada dhuyufurrahman yang akan melaksanakan perjalanan ibadah umroh.  Kemudian Dihari pertama sebelum melangkahkan kaki untuk keluar rumah, di awali dengan  sholat sunat safar dua raka’at ( Usholli sunnatan lissafari rakaataini mustaqbilal qiblati adaan lillahi taala ” sengaja saya sholat sunat safar dua rakaat menghadap qiblat karena Allahu ta’ala ), lalu taqbiratul ihram ” Allahu akbar “. Selesai sholat  sejenaj berdoa kepada Allah untuk kelancaran dan kemudah dalam seluruh rangkaian ibadah yang akan dilaksanakannya. Lalu dengan diawali kaki kanannya keluar rumah menuju titik poin perkumpulan jamaah awal untuk berangkat ke Bandara Internasional biasanya diantar sama keluarga bahkan juga para tetangga. Dibandara biasanya telah ditunggu sama petugas Travel. www.sakinahmandiri.com untuk diberikan pelayanan yang terbaik dengan diawali pengecekan jumlah kelengkapan jamaah, lalu diperiksa kerapian barang bagai, dibagikan paspor serta dokumen perjalan umroh secara lengkap. Lalu Pak ustaz sebagai pembimbing membacakan doa  yang diikuti oleh seluruh jamaah, lalu mereka sama sama melakukan proses imigrasi untuk persiapan terbang ke negara Saudi arabia. ……… bersambung. www.sakinahmandiri.com