Wasilah hikmah

بسم الله الرحمن الرحيم

Curahan hati ini ditulis ketika seorang hamba yang dhoif ini sedang duduk di tiang 136 Masjid Nabawi Al munawwarah samping maqam nabiullah Muhammad sallallahu alaihi wasalam, setelah melaksanakan rangkaian peribadatan dalam Masjid Nabiullah yang mulia.

Sesa’at sebelum masuk ke dalam masjid, hamba terasa haus, untuk itu hamba segera menuju air minum yang tersedia di pintu 19 Masjid nabawi, ketika minum telah selesai ,ternyata ada seorang anak kecil yang berusia kira – kira 6 tahun dengan menggunakan bahasa India meminta agar hamba mengambilkan air untuknya, hambapun dengan rasa senang mengambilkan segelas air dan memberikannya. Lalu sesaat kemudian ketika hamba baru saja meranjak hendak meninggalkan tempat minum, tiba – tiba seekor kucing yang berwarna hitam meloncat ke hadapan hamba dan cakarannya menggenak tepat di kaki…. seketika perih sangat terasa bersamaan dengan darahnya yang keluar dari bekas cakar sang kucing hitam yang istimewa ini.

Hamba mencoba melihat apa  yang menyebabkan sang kucing itu tiba – tiba mencakar kaki ini. Ternyata sang kucing sedang menyelamatkan diri, loncat dan berlari karena dikejar oleh seorang anak kecil…. subhanallah wabihamdihi…. subhanallahil adhim

Dengan darah yang terus keluar, hamba menuju tempat berwudhu’, hampa terfikir. Hari ini Allah telah memberikan kasih sayang kepada hamba yang dhoif ini berupa pelajaran yang begitu berarti.

Ya rob….

Pertama, Allah menghadirkan seorang anak kecil sebagai kesempatan hamba menikmati kegembiraan menolongnya mengambilkan air untuknya. Ini bukanlah kebaikan yang besar, tapi ada rasa bahagia ketika mengambilkan air minum untuk cahaya surga sang anak kecil yang masih terbebas dari dausa.

Kedua, munculnya seorang anak kecil, yang mungkin dia merasakan kegembiraannya mengejar dan bermain dengan kucing hitam yang disenanginya…

Ketiga, Keluar darah dari luka akibat dari cakaran kucing hitam yang tidak berdausa.

Hamba yang dhoif ini terasa bahagia, bahwa Allah sedang mengajarkanku akan kehendak-Nya.

Segela sesuatu yang terjadi di alam ini tidak pernah luput dari pengetahuan Allah subhanahu wata’aa. Hamba yakin, jika Allah ingin mencegah hamba dari cakaran kucing hitam, bukanlah sesuatu yang berat bagi Allah. Lalu apakah Allah sengaja membiarkan kucing hitam mencakar-diri ini ? ya, betul… Allahlah yang mengizinkan Kucing hitam itu mencakar diri yang banyak dausa ini…. Lalu apakah dengan demikian Allah dengan sengaja telah menganiaya diri ku ini ….? tentu sama sekali tidak. Allah tidak menganiaya-diri ku… justru hamba sedang merasa betapa baik Allah kepada-diri ku pada hari ini. Kenapa ?

Karena peristiwa ini “insan yang dhoif ini” sangat yakin, bahwa inilah yang terbaik terjadi pada diri ku ini… Ya Rob… terimakasih engkau meningkatkan imanku kepada-Mu pada hari ini.

Semoga Engkau muliakan anak kecil yang dengan sebab dia… hari ini Engkau ya Allah talah memberikan pelajaran terbaik buat diri yang hina ini.

Bimbinglah hamba yang hina ini…Ya rob dalam ibadah sholat yang hamba ini lakukan. Dan tetapkanlah iman dan Islamku, ampuni segala dausa – dausaku….jadikanlah hajiku tahun ini dan tahun – tahun sebelumnya menjadi haji yang mabrur. Demikian pula ya Allah bagi semua saudara – saudara kami yang juga sama – sama melaksanakan ibadah haji, anugerahkanlah kepada merela semua “haji yang mabrur” di sisi Engkau Yang Allah Ya rabbal alamin.

Kamipun bermohon agar anak kecil yang telah mrnyebabkan kucing mencakar kaki hamba muliakanlah dia, muliakanlah kedua orang tuanya serta keluarga besarnya.

Ya rob bagi yang membaca artkel ini berikanlah mereka panjang umur, sehat, mudah rizki dan berbahagia dunia wal akhirah. Sebagaimana kebahagian yang Engkau berikan kepada segenap umat Rasul-Mu junjuangan kami Muhammad Sallallahu alaihi wasallam.

Alhakir : Abi Rayyan

Suara Pembaca

Apabila dalam waktu 2 X 24 Jam, tidak ada jawaban, silahkan konfirmasi melalui nomor whatsApp : +6287877917631

Nama

Alamat

Nomor WhatsApp

Informasi yang diperlukan, tulis dibawah